VISI: Unggul dalam Prestasi di Bidang Seni

A. Organisasi dan Manajemen

  1. Sekolah menerapkan pola manajemen yang terbuka, bersih dan transparan.
  2. Ada partisipasi yang optimal dari warga sekolah dalam seni.
  3. Sekolah memiliki visi dan misi yang jelas, disepakati dan dipahami warga sekolah tentang seni.
  4. Ada kebijakan sekolah untuk mangalokasikan dana untuk kegiatan sekolah terkait dengan seni.

B. Kurikulum dan Pembelajaran

  1. Sekolah memiliki dokumen yang lengkap beserta pedoman operasionalnya tentang seni.
  2. Tersusun pengembangan model pembelajaran seni budaya.
  3. Ada pengembangan materi dan persoalan kesenian yang ada di masyarakat sekitar.
  4. Ada pengembangan metode belajar berbasis seni budaya.
  5. Ada pengembangan kegiatan kurikuler untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang seni.

C. Pengembangan Ketenagaan

  1. Ada kebijakan peningkatan kapasitas SDM (tenaga pendidik dan nonpendidik) di bidang seni budaya.
  2. Ada tenaga pendidik memiliki kompetensi bidang kesenian.
  3. Ada tenaga pemeliharaan dan pembersihan alat kesenian.

D. Pengembangan Sarana dan Prasarana

  1. Membuat jadwal dan mekanisme untuk kegiatan kesenian.
  2. Pengadaan alat kesenian yang mencukupi untuk semua warga sekolah.
  3. Pengembangan fungsi sarana pendukung untuk pendidikan seni.
  4. Penghematan sumber daya alam (listrik, air dan ATK) dan peningkatan kualitas alat kesenian.
  5. Penempatan alat kesenian memenuhi syarat kebersihan dan keamanan.
  6. Menjalin kemitraan dengan berbagai pihak (masyarakat, pemerintah, swasta, media, sekolah lain) dalam melaksanakan kegiatan kesenian.

E. Pembinaan Kesiswaan

  1. Pembiasaan diri peserta didik melalui berbagai disiplin yang berkaitan dengan pendidikan seni budaya.
  2. Pengembangan kreatifitas peserta didik dalam pengembangan kesenian.
  3. Peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran kesenian.
  4. Ada kegiatan dalam ekstrakurikuler atau kokurikuler yang mendukung pengenmbangan pendidikan seni budaya di lingkungan sekolah.